PENGARUH FORMULASI PENAMBAHAN TEPUNG SUKUN DALAM PEMBUATAN MIE KERING

Rizki Amalia, Ak Qoyum Finarifi

Abstract


Program penganekaragaman pangan dari buah sukun dilakukan sebagai salah satu cara untuk memanfaatkan buah sukun yang berlimpah pada musim panen dan mengembangkan produk pangan. Salah satu upaya penganekaragaman sukun yaitu pembuatan tepung sukun sebagai formulasi penambahan dalam proses pembuatan mie kering. Tujuan dari penelitian ini adalah optimasi formulasi penambahan tepung sukun dalam pembuatan mie kering. Analisa terhadap mie kering dilakukan dengan uji organoleptik dan kadar air. Hasil uji organoleptik diolah menggunakan uji ANOVA yang dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa mie kering perlakuan terbaik adalah 100 g tepung sukun dan 900 g tepung terigu dengan suhu dan waktu pengukusan 80oC selama 30 menit dan rata-rata kadar air 28,2%.

Kata Kunci : Sukun, Tepung Sukun, Mie Kering


Keywords


Sukun; Tepung Sukun; Mie Kering

References


Anwar, A. dan Putri, M.P. 2012. Pengaruh Penggunaan Tepung Terigu Terhadap Sifat Sensoris Nugget Ikan Haruan. Tugas Akhir Diploma III. Program Studi Teknologi Industri Pertanian. Politeknik Tanah Laut. Hal. 14-23.

Fatmawati, T.W., 2012. Pemanfaatan Tepung Sukun Dalam Pembuatan Produk Cookies.Universitas Negeri Yogyakarta.

Mendrofa, A. 2003. Pengaruh Substitusi Tepung Sukun pada Tepung Terigu terhadap Sifat Fisik Kimiawi dan Organoleptik Mi Basah yang Dihasilkan. Skripsi. FTP UGM. Semarang.

Mustafa, A.M., 1998. Isi Kandungan Artocarpus communis, Food Science

Nasution, Z.E., 2005. Pembuatan Mie Kering Dari Tepung Terigu Dengan Tepung Rumput Laut Yang Difortifikasi Dengan Kacang Kedelai. Universitas Sumatera Utara Jl. Bioteknologi No. 1 Kampus USU Medan 20155.

Winarno, FG, 2002. Pangan, Gizi, Teknologi dan Konsumen. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama


Refbacks

  • There are currently no refbacks.